Selasa, 18 Februari 2014

Hampa

Malam ini
Ketika petir menjulurkan gurita2 cahaya
Hujan membayarkan rasa dahaga
Dan guntur meneriakkan sejuta nestapa

Aku masih menantimu
Dalam alunan lagu sendu yang merdu
Entah untuk apa lagi
Setelah semuanya terlukis jelas membentuk retakan panjang
Menyentuh secuil logika

Mungkin berpaling adalah pilihan
Atau mungkin sebuah keharusan, kebutuhan, atau keinginan
Entahlah,..
Persetan dengan semua itu
Yang kutau, semua ini aneh
Semua Ini hanya hampa tanpa tujuan

Datangmu berbalut rasa percaya
Menjanjikan sebuah persahabatan nyata
Namun, waktu yang membuat semuanya berubah
Entah siapa yang memulai,
Perhatianmu sangat nyata dan memerangkap rasa bimbang

Hingga kini, sosokmu yang muncul dan pergi
Membuatku kalut dan nanar melihat dunia
Malam ini, rasanya keadaan membiarkanku berdiam
Berfikir menjadi yang terbodoh
Sehingga angan memang benar hanya impian

Meskipun sampai hujan membiarkanku terbenam,
Aku masih mengharapkanmu
Entah untuk harapan yang hampa atau berbalut kasih

-desi dwi siwi atika dewi-

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar