Rabu, 13 Januari 2016

Selasa, 12 Januari 2016

Random banget habis ngerjain soal dan dapet capek.
.
.
Lagi mikir sebenernya cinta itu kayak gimana, nah kan udh gajelas banget. Wkwkwk.
Kenapa? Karna aku bukan kayak yang lain mungkin, jadi definisiku dianggap beda kadang kalo curhat sama temen gitu..jadi mending nulis aja biar sesuai sama yang tak pengenin. Entah ini bener atau enggak😅
.
.
First, menurutku urusan sayang dan cinta itu cuma sama allah swt. Dan apapun itu, keluarga selalu yang selanjutnya. Jadi jangan salah faham kalo subjek yang bakalan tak ceritain ini melenceng dari yang seharusnya diprinsipkan ya😛
.
.
"I love you" entah berapa kali aku ngucap itu tanpa tau aku harus percaya atau enggak kalo sebenernya aku emang in love sama seseorang. Sebelumnya, love emang nggak seburuk yang tak pikirin. Karna emang the worst thing i ever had is rejected by someone im adore. Dan itu cuma ngefans biasa yakin deee, suka sama sikapnya yang cuek begitoooh, dan ternyata dianya menolak karna kegeeran. Memalingkan muka sebelum disapa, menjawab salam sebelum bersapa. Aneh banget. Wkwkwk. Beneeran disini "adore" bukan "in love" lo ya.
Dan setelah itu, aku jadi lebih hatihati kalo menyimpan perasaan. Entah itu baik atu buruk, berkesan manis atau pahit, perasaan tetap punya kadarnya sendirin untuk tetap disimpan rapat rapat.
.
.
Jamanku pacaran pertama kali, sayang jadi menjijikkan karna bukan ungkapan hati. Tapi pikiran bangga.
Masaku pacaran kedua, pelajaran banget karna aku akhirnya bisa tau mana sayang yang berkadar sahabat dan berkadar lebih.
You know, when youre in relationship and your bf or gf menerima kamu apa adanya. Oh that's very bad, karna justru kamu nggak akan berkembang. Kamu akan selalu stuck di zona nyaman kamu, kepribadian kamu justru jadi egois, tapi kepekaan kamu akan bertambah sih. Itu untungnya. But, koreksi lagi deh kalo kamu berlaku menerima apa adanya itu nggak lumrah, mungkin dia lebih cocok jadi sahabat😜
.
.

And now, here i'm. 18 tahun terlalu muda menurutku untuk berfikiran seserius ini masalah hati. Bukan-bukan. Maksudku masa depan yang selama ini dipersepsikan terlalu sempit karna dianggap terlalu simple atau justru terlalu rumit lalu dilupakan.
Sebenernya tipeku yang cuek gini mungkin juga bakalan memilih melupakan dan bergaul lebih lama sama temen temen. But i can't control myself at all.
Fase terbesar jatuh cinta ternyata adalah merelakan begitu saja, bukan seberapa jauh urat kita menahan kesabaran dan mengungkit rasa sayang.
Kiat terbesar kasih sayang ternyata adalah seberapa besar keihklasan kita untuk ditinggalkan, sadar kalo menyayangi itu bukan suatu timbal balik yang teoritis. Tapi hubungan yang merupakan kebutuhan sepihak. Kenapa? Karna slama belum menikah, kesetiaan mutlak itu sesuatu yang semu. Ibaratnya kamu investasi emas dan suka banget sama emas, rasa pengen kita buat ngejual atau menyimpan emas itu bukann cuma rasa kesenangan kita sama emas itu. Tapi banyak faktor lain, selama emas belum jadi gelang, uang bonus selalu lebih menjanjikan, bray😁
.
.
But, cinta nggak selalu sesederhana itu. In-inspirasi kekosongan-aku menuliskan beberapa kasus sulitnya memahami sang inspirator.
Mungkin kalian nggakbisa percaya namanya rasa sayang yang diluar logika bagi yang belum pernah ngalamin sendiri. Dan menutku, ini tetep butuh alasan. Nggak munafik, nggak ada kebetulan, adanya takdir. Dan takdir sendiri punya jalannnya untuk saling menjemput atau dijemput.
Dia baik, dia dewasa dan kekanak kanakan dalam waktu yang berbeda.
Satu-satunya yang memaknai "i love you" bukan dari sekedar ungkapan.
He just wanna see i make an effort for what i said. Bingung. Aku bukan orang yang romantis, menurutku cinta sekedar i love you. Lalu selesai.
Tapi he makes me feel so bad for so long. I have been waiting this moment, when i can say the word "i love you" fluently next to you. Tapi mungkin emang tipeku bukan orang yang bisa dipercaya secepet itu sih.
Dan kamu harus tau, semakin kesini dia justru makin bikin janggal. My heart grow so fast and faster everyday. Kenapa? Mungkin karena rasa sayangku sudah melebihi kadar sayangsayangku yang sebelumnya tak sembunyiin sendiri. Hahaha. Itu gaenaknya kalo dipendem. Gengsi, katanya.
.
.
"Oiya, maaf aku bukan orang yang bisa selalu ngerti kamu. Selalu nyapa kamu didpan orang orang buat bisa buktiin aku sayang kamu. Buat bisa ngeyakinin kalo aku beneran ancur sekarang. Prinsipku berantakan, tapi" alhamdulillah jadi lebih baik sih. Huehehe.
He always makes me so special with an unpredictable action.
Maaf aku nggak kayak gitu. Belum bisa nawarin nemenin saat kamu sakit dirumah, belum bisa natap kamu tanpa ragu bilang aku sayang sama kamu. Karna aku beneran nggak bisa ngasih beban ke kamu, aku nggak mau kamu tau seberapa jauh aku sayang. Tapi itu dulu.
Sebelum aku tau kalo mencintai adalah masalah mengikhlaskan:3
.
.
Aku bukan seseorang yang mungkin bisa selalu ngomong i love you setiap saat, ngucapin gmorning setiap pagi. Aku lebih milih ngedoain km tetep baik dengan cita citamu. Hueeek. Kwkwkwk.
Mungkin aku nggakpernah bilang kalo aku takut, karna kalo aku bilangpun kamu pasti nggak akan percaya kan? Wkwk.
I love you, dengan caraku nemenin maem. takut kamu makan sendiri dirumah nggak ada temen.
I love you, dengan caraku nungguin kamu mau bobok kalo sempet dan mata bersahabat. Entah itu ngpain,tapi ini nyenengin btw!!!
I love you, dengan caraku sayang kamu tanpa membebani. Aku janji bakalan mundur kalo kamu minta.
I love you, dengan caraku diem kalo aku cemburu.
I love you, dengan caraku senyum tanpa pernah mau nangis lagi.
Suer. Gaada romantisnya kata i love you-ku. Maaf ya😂
But i mean..keep my love into your deepest heart, i'll be there if you want. And i will go deeper if you don't.

Jadi apa intinya? Udah ah udah capek. Wkwkwkwk.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar