Rabu, 20 Januari 2016

Hujan Jemputan

Sukmaku menyentuh rindumu
Agar jarak bukan tantangan

Doaku menemput ketentraman
Maka aku-dan-kamu bukan sekedar harap

Sakiti aku lagi,
Maka lelahku untuk puisi
Sehingga cintaku tak akan pernah padam

Buai aku
Sampai cintamu memeluk nadiku
Hingga rasamu menyelimuti nuraniku

"Bau hujan itu debu"
"Jangan dihirup, oon"

Selamat siang,
Selamat menahan bau hujan 😊

(Inspirasi kekosongan-a)
Desi Dwi Siwi Atika Dewi
Yogyakarta, Januari 2016

📷 https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSjJUrDKQ40OkGbbtJ5tc0QsDUM8FyS4LK2X7uvqBap-Y7I0vgHPJSOskfF
📷 https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcS3PwgWs4QaSARWKOmuZN_5lzGEDa9CR7ED37Gcm7xGpFtXByZVoXGGApaR

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar